Oktober 06, 2009

Api Semangat untuk Maju dari Pinggiran Yogya


Program Inovasi Keaksaraan 2009 di Kecamatan Godean terselenggara atas kerjasama Dinas pendidikan Nasional dan Universitas Gadjah Mada. Program ini kemudian kita sebut dengan PInK UGM 2009, dan telah dilaksanakan mulai akhir Agustus dan berakhir pada 12 September  2009 ini. Kegiatan ini disambut dengan senang oleh  warga Godean, Sleman, Yogyakarta dengan sukacita. Kebanyakan dari warga yang masih terbelenggu buta aksara merasa mempunyai kesempatan lagi untuk bisa berkembang. Mereka tidak ingin tersisih dan terasing di era serba komputerisasi ini. Mereka sangat ingin diakui oleh masyarakat umum bahwa mereka juga bisa berkembang dan maju walau hanya selangkah demi selangkah dengan bisa membaca, menulis dan berhitung.

            Proses pembelajaran berjalan dengan baik. Kegiatan pembelajaran biasanya dilaksanakan pada malam hari dimana warga belajar mempunyai waktu lebih luang. Kegiatan ini berlangsung kurang lebih selama 2.5 jam 4 kali dalam seminggu. Warga belajar merasa menjadi anak SD kembali. Mereka yang kebanyakan adalah ibu-ibu tidak merasa segan membawa anak atau cucu mereka untuk bersama-sama belajar.

            Dalam proses pembelajaran ada kemudahan dan kesulitan yang dihadapi oleh tutor. Hal ini disebabakan karena warga belajar memepunyai kemampuan yang berbeda. Kemampuan warga belajar dipengaruhi oleh faktor umur dan background pendidikan dasar yang pernah diambil. Ada warga belajar yang dapat menangkap materi dengan mudah namun juga ada juga yang daya tangkap materinya sangat kurang. Oleh karena itu diperlukan perhatian khusus bagi mereka yang belum lancar membaca, dan menulis. Untuk materi berhitung kebanyakan warga belajar sudah lancar. Sehingga tutor tinggal mengulang kembali dan banyak melakukan latihan soal.

            Warga belajar memiliki motivasi yang tinggi dalam mengikuti Program Inovasi Keaksaran ini. Mereka dapat mendapatkan ilmu sehingga terlepas dari buta aksara. Selain itu mereka mendapatkan banyak keterampilan seperti membuat manisan jipang yang kaya vitamin C maupun ketrampilan lainnya. mereka juga sangat senang karena mendapatkan fasilitas gratis dari pemerintah untuk belajar seperti buku pelajaran maupun alat tulis. Kegiatan ini juga menjadi tempat untuk saling bersilaturahmi dan bertukar penegetahuan antara warga, tutor dan mahasiswa. Selain itu warga juga termotivasi karena adanya dana motivasi pembelajaran yang akan didapatkan di akhir kegiatan.

            Sebagai salah satu tutor PInK UGM, Pak Suryanto merasa bangga dengan warga belajarnya yang sangat antusias belajar. Walau tertinggal mereka tidak merasa malu untuk belajar. Selain itu Pak Suryanto juga mempunayi harapan agar kegiatan PInK UGM ini dapat berlanjut lagi hingga warga belajarnya dapat belajar setingkat SMP. Selain itu Pak Suryanto juga menganjurkan agar program ini tidak bertumbukan dengan bulan Ramadhan agar proses belajar lebih fokus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Album Foto PBA UGM
Free Photo Albums by Bravenet.com
Buku Tamu PBA UGM
Free Guestbooks by Bravenet.com

ShoutMix chat widget
Free Calendar from Bravenet.com Free Calendar from Bravenet.com