
Seperti yang sudah direncanakan, rangkaian kegiatan Program Inovasi Keaksaraan (PInk) UGM mencakup tiga bagian yaitu pra-kegiatan, kegiatan, dan pasca kegiatan. Terdapat beberapa perubahan dari rencana terutama menyangkut lokasi kegiatan penyelenggaraan program. Pada awalnya, kegiatan PInk ini direncanakan akan dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Namun setelah dilakukan koordinasi antara tim PBA dengan Dinas Pendidikan dan Bapeda Kabupaten Purbalingga, terdapat beberapa kendala teknis yang mengakibatkan Pemda Purbalingga belum siap melaksanakan program ini pada tahun 2009.
Untuk itu Tim Pelaksana PBA UGM kemudian melakukan koordinasi dengan pemda lainnya yang sudah mempunyai kerjasama dalam bidang PBA dengan UGM yaitu Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah dan Kabupaten Sleman, DIY. Hasil koordinasi dengan 2 kabupaten itu adalah bahwa kedua pemda tersebut (dalam hal ini Dinas Pendidkan Kabupaten) siap bekerjasama dengan UGM untuk menyelenggarakan program PInk. Sebagai informasi, pendataan warga belajar di kedua kabupaten itu sudah dilaksanakan pada bulan Maret – April 2009. Oleh karena itu Tim Pelaksana PBA UGM kemudian menyepakati untuk melaksanakan program PInk ini di kedua kabupaten itu dengan jumlah total warga belajar sejumlah 1420 orang. Berikut ini adalah langkah awal kegiatan PInK.
Rekrutmen Mahasiswa Pendamping Tutor
Rekrutmen mahasiswa sebagai tutor sudah dilaksanakan pada pertengahan bulan Mei 2009 dengan komposisi dan jumlah mengacu pada kebutuhan sesuai dengan jumlah warga belajar. Jumlah mahasiswa yang direkrut sebagai tutor untuk program PInk ini adalah sebanyak 26 orang. Mahasiswa ini antara lain berasal dari Fakultas Ilmu Budaya, Ekonomika dan Bisnis, Isipol, Hukum, Pertanian, Kehutanan, MIPA dan Teknik. Selain mantan mahasiswa KKN, dan PLM (Program Layanan Masyarakat) PBA, mereka juga berasal dari fresh graduate dan fresh student. Dari jumlah itu, 17 orang mahasiswa akan bertugas menjadi pendamping tutor di Kecamatan Kalibening, Kecamatan Pandanarum dan Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara dan 9 orang mahasiswa bertugas di Kecamatan Godean, Kabupaten Sleman.
Pembekalan Tim dan Mahasiswa Pendamping Tutor
Pembekalan Tim dan Mahasiswa Pendamping Tutor sudah berhasil dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu, 27 – 28 Juni 2009 di Hotel Primitif, Kawasan Pantai Glagah, Kulon Progo. Berikut ini sesi acara pada kegiatan pembekalan tim dan mahasiswa pendamping tutor. Seperti biasanya materi pembekalan terdiri dari Overview Program, AMT, Teknis Operasional, Teknis Program dan Administrasi dan Pelaporan.
Lokasi Pelaksanaan PInk
Seperti telah disinggung sebelumnya, bahwa karena adanya beberapa kendala teknis di Kabupaten Purbalingga maka pelaksanaan program PInk UGM kemudian dilaksanakan di Kabupaten Banjarnegara dan Sleman. Sasaran warga belajar berjumlah 1420 orang yang tersebar di 3 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara dan 1 kecamatan di Kabupaten Sleman. Lokasi kecamatan di Kabupaten Banjarnegara adalah Kecamatan Kalibening, Pandanarum dan Pejawaran, sedangkan di Kabupaten Sleman berlokasi di Kecamatan Godean. Perincian persebaran warga belajar adalah sebagai berikut:
Kabupaten Banjarnegara
Di Kecamatan Kalibening terdiri dari 249 warga belajar yang mencakup wilayah 2 desa yaitu Desa Plorengan dan Desa Karanganyar. Di Kecamatan Pandanarum terdiri dari 258 warga belajar juga mencakup wilayah 2 desa yaitu Desa Lawen dan Sinduaji. Sementara di Kecamatan Pejawaran terdiri dari 463 warga belajar yang mencakup wilayah 6 desa, yaitu Desa Gembol, Grogol, Jenggeran, Bandungan, Sidengok dan Pegundungan. Sehingga untuk Kabupaten Banjarnegara jumlah total warga belajar berjumlah 970 orang.
Kabupaten Sleman
Progam PInK di Kabupaten Sleman hanya mencakup satu kecamatan saja yaitu Kecataman Godean dengan jumlah warga belajar sebanyak 450 yang tersebar di 2 desa yaitu Desa Sidomulyo dan Sidokarto.
Verifikasi Tutor Keaksaraan
Kegiatan ini dimaksudkan untuk memastikan kesediaan Tutor Keaksaraan untuk berpartisipasi dalam program PInk. Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk memetakan kebutuhan tutor berdasarkan jumlah warga belajar di setiap wilayah kecamatan dan desa. Untuk wilayah Kabupaten Banjarnegara, data mengenai Tutor Keaksaraan sudah didapatkan dari Penilik PLS (Pendidikan Luar Sekolah) Dinas Pendidikan Kecamatan masing-masing, namun untuk memastikan kesediaan mereka perlu dilakukan verifikasi langsung kepada yang bersangkutan. Sementara itu untuk wilayah Kecamatan Godean, Sleman, mahasiswa langsung mencari Tutor Keaksaraan berdasarkan rekomendasi Penilik PLS kecamatan atau perangkat desa. Verifikasi Tutor Keaksaraan di Kecamatan Godean, Sleman dilakukan pada hari Jumat tanggal 3 Juli 2009, sedangkan untuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dilakukan pada hari Minggu dan Senin tanggal 5 dan 6 Juli 2009.


Nice pic! EinStud
BalasHapus